Selasa, 17 Mei 2016

Cerita-Q bersama Al-Quran_Edisi 3

Soleh Bawazir
Santri yang satu ini, adalah santri tahfidz yang berasal dari kampung pasir mulus, Pangalengan, Bandung, Jawa barat.  Usianya relatif masih muda,  kira-kira baru 15 tahun tepatnya pada tanggal 8 Juli 2001/ 16 robiul akhir 1422. 

SOLEH BAWAZIR, mmm itulah namanya, unik dan jarang didengar ditelinga orang indonesia. BAWAZIR katanya nama itu pemberian ayahnya yang diambil dari nama ulama timur tengah dan SOLEH itu sendiri tentunya tidak asing dengan nama ini dan sudah akrab di telinga kita, Indonesia banget he...,mudah-mudah paduan nama dari timur tengah dan indonesia ini menjadikan chemistry dari segi wawasan ilmu, sikap maupun karakter beliau, tentunya nama ini mudah-mudahan menjadi doa untuknya, Amiin.    

Setelah menyelesaikan pendidikannya tingkat SD, Soleh mulai merapat ke DT untuk mengikuti program pendidikan lanjutan setingkat SMP dan kemudian SMA, yang waktu itu namanya MTF DT (Ma'had Tafaqquh Fiddiin) Daarut Tauhiid. Tapi Qadarullah lembaga ini tidak berlanjut, sehingga para santri-santrinya dipindahkan ke lembaga Tahfidzul Quran BQ Daarut Tauhiid, dan Soleh ini alhamdulillah Salah satu santri yang sampai sekarang ini masih bergabung dan tecatat sebagai santri beasiswa yang Insya Allah akan menyelesaikan hapalannya di tahun 2016 ini Amiin.

"Meraih ridho Allah, bisa melihat Allah di surga nanti dan khidmat untuk umat hingga akhir hayat", Masya Allah itulah Motto Hidupnya.

Pada bulan APRIL 2015 Soleh tercatat sebagai santri Tahfidz Baitul Quran Angkatan 10.
Adapun tujuan Soleh menghapal Quran: "Meraih ridho Allah, menyematkan mahkota kepada ke 2 orangtua di surga nanti, insya allah"
Bulan AGUSTUS / SEPTEMBER 2016, target beliau menyelesaikan atau mengkhatamkan hapalanya. Amiin, mudah-mudahan tercapai yach...
Dan Soleh ini mungkin bisa dikatakan berbeda dengan yang lainnya, karena beliau termasuk santri yang bisa menghapal cepat, waktu itu Soleh bisa menyelesaikan 1 Juz dalam waktu seminggu, dan waktu di tasmikan pun lancar, kemungkinan beliau bisa menyelesaikan lebih cepat dari itu, Masya Allah

Inilah METODE MENGHAPAL beliau "Membaca di ulang-ulang, memahami kandungannya dan pahami kosakata dalam Al quran". mungkin inilah rahasia beliau sehingga bisa seperti itu. 
Dan ini mungkin bisa jadi catataan buat kita juga terkait KENDALA KETIKA MENGHAPAL dan Soleh terkendala dengan "Maksiat dari diri saya". Semoga kita benar-benar diberikan kesungguhan dan kekuatan untuk bisa menjauhi maksiat dari kita sendiri.
PESAN DAN  KESAN: 

KESAN: Sangat menyenangkan punya teman yang sholeh yang insya allah masuk surga semuanya. PESAN: Teruslah berdzikir kepada Allah dalam berbagai kondisi- ingatlah mati sebelum nyawa di kerongkongan dan sebelum matahari dari barat. Khidmatlah kepada orang tuaselalu karena mereka adalah pintu surga terbesar yang kita miliki, jangan pernah sia-siakan waktu dengan mereka.
Silahkan disimak Cerita Singkat beliau selama nyantri di Baitul Quran, semoga ada hikmahnya.

PENGALAMAN SELAMA PESANTREN:
Saya alhmadulillah punya teman baik-baik walaupun ada sebagaian yang nakal, saya sangat suka dengan orang yang akhlaknya bagus, meskipun awal masuk pesantren saya dipaksa, tapi alhamdulillah kesananya ingin sendiri saya saat awal masuk sangat suka di buli, saya dulunya sangat sakit hati saat di caci. Tapi alhamdulillah saya di beri petunjuk, nasehat dari Aa gym bahwa segala hal yang menyakitkan itu sebenarnya dari dosa saya sendiri dan yang menyakitkan itu adalah mungkin penghapus dosa saya mungkin nasihat dari Aa gym adalah teguran langsung dari Allah.

Selasa, 10 Mei 2016

Qta bersama karena Qur'an


"Jarak, Suku, bahasa bukan lagi penghalang_yang mana saat ini Qta bisa berkumpul dan bersua di halaqoh Quran,..."

Rihlah Santri BQ ikhwan 
Itulah Quran, bisa merubah dari kegelapan jadi derang benderang, dari hati yang biadab jadi hati yang santun dan beradab. Quran adalah penuntun, petunjuk hambanyanya yang rindu akan cintaNya. Cinta yang setiap saat akan menjadi penolong, penghibur dan menjadi jalan Qta akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Semoga Qta terpilih menjadi hambanya yang dititipi Nur yang bersumber dari Quran,
sehingga setiap langkah, ucapan serta tindakan akan dituntun. Amiin

Terima kasih sudah menjadi bagian dari cerita Qt bersama Al Quran, semoga Qta di berikan kekuatan untuk senantiasa istiqomah sampai akhir hayat nanti. amiin (Panse)





Minggu, 08 Mei 2016

Cerita-Q bersama Al Quran_Edisi 2

Keluarga besar Daarul Hufadz dan Aa gym (Yudistira di bulatan)

Yudistira Sapta Mahendra, itulah nama aslinya. kalau kita sering juga memanggilnya Tomas. Aneh memang namanya, kayak kebarat-baratan. Tapi itulah ke unikannya, nyebelin, lucu, nge’gemesin hii...dan orang yang seumuran Yudis bisa kebilang aneh dan jarang, karena Yudis ini penggila baca buku. Apapun bacaannya dilahapnya sampai habis, emm sereum he., maksudnya di baca sampai tuntas dan Yudis ini adalah santri termuda yang ada di Daarul Hufadz Cijanggel, Ia baru berusia 13 tahun tepatnya pada tanggal 07 Juni 2003_Cianjur.
Sampai-sampai waktu sakitpun masih sempet-sempetnya baca buku dan selesai pula bacanya, padahal buku itu terbilang tebal, mmm tapi itulah Yudis. Walaupun baru keluaran SD tapi pengetahuannya luar biasa, 2 Jempol buat Yudis :) .
Dan Ia di lahirkan Ds.Hegarmanah, Rt.03,Rw.02 Kec. Tanggeung, Kab.Cianjur.
Man saara ala darbi washala (Siapa yang berjalan di jalannya, akan sampai di tujuan), itulah Mottonya_mungkin ini yang membuat Yudis seperti sekarang ini.
Oy btw terkait hapalan Qurannya gimana nie??? Tadi yang di bahas buku terus yaa,hee_ayo tongkrongin dulu...
Ia mulai gabung dengan Baitul Quran yaitu pada bulan Agustus 2015/Angkatan ke-11, adapun tujuan menghapal Ia ingin ngeBahagiain Orang tua. Dan target menyelesaikan hapalannya yaitu selama 2 tahun, dengan sehari selembar atau lebih, masya allah semoga istiqamah Dis.
Adapun metode menghapal Yudis dengan : Baca 20x, Ulang pake hapalan 30x. Sedangkan kendala dalam menghapal : Gak faseh pas baca lagi.
KESAN DAN PESAN : Cijanggel is the best place ever

PENGALAMAN SELAMA DI PESANTREN :
Jujur, saya gak niat ke pesantren, ini Cuma disuruh ibu, yah ini episode berikutnya Allah SWT, dan jujur, saya gak niat untuk ngapal Quran, cuman ibu selalu ingin saya bisa hapal Quran. Dan  ibu anter saya untuk belajar Quran sampai 5x tapi tetep gagal
Langsung pas saya lulus SD, ibu anter saya ke DT, untuk nyantren, pas sudah daftar ke BQ, saya belum  masuk dulu karena nunggu untuk daftar ulang,bulan agustuslah saya di tes, alhamdulillah masuk juga, 5 bulan di bawah (DT) bosen, kesal dan sebel.
Akhirnya saya dipindahkan  ke atas(Cijanggel), disini, saya agak baikan, meski sudah dibotak 2x, dihukum karena berantem. Disini alhamdullah saya dapat 19 surat (meski agak lupa) saya kangen dan suka disini(Cijanggel).
Kesan di pesantren : Saat udah daftar, saya nunggu datang lagi, pada bulan Agustus, saya nunggu dites, eh ternyata gak datang, beruntung ada tes lagi di aula Darul Hidayah, dites oleh Ust.Yusuf, masuk  ke BQ udah, sebetulnya saya gak suka dibawah, maka gak cerita pas di MIDC, sampai saya, dan 2 santri lainnya dipindahkan ke Cijanggel, selama tersiksa dibah selama 5 bulan, saya gak bisa nulis lagi untuk ungkapkan perasaan ini, semoga Cijanggel bisa saya ingat orang tua, adik, sanak saudara, dan tentunya Allah. Dan doakan, semoga banyak yang masuk BQ, gak peduli usia, suku, negara, darah,dll. Sekian (Edit_Ipan Setiawan)

Sabtu, 02 April 2016

Cerita-Q bersama Al Quran


Ja'far Shidiq
Ja’far Shidiq, itulah nama populer beliau waktu di pesantren. Orangnya kalem, baik dan murah senyum. Beliau lahir di Jakarta, 20 April 1995,. tentunya usia yang cukup muda beliau telah menyelesaikan hapalannya 30 juz, semoga kita bisa mengikuti jejak beliau yang tetap istiqamah menghapal Al Quran sampai selesai, Amiin.... 

Setelah menyelasaikan Sekolah Menengah Atas (SMA), beliau langsung meneruskan pendidikannya di Pesantren Daarut Tauhiid Bandung mengambil program Tahfidz, Baitul Quran (BQ) itulah Unit yang mengelola amanah tersebut.  
Jarak yang begitu jauh dari kampung halaman, tidak mengundurkan semangat beliau dari menuntut ilmu, khususnya menghapal quran; Kp. Kelapa RT.002/009 Citayam, tepatnya beliau berasal. Mungkin salah satu yang membuat beliau tetap semangat dan istiqamah dalam menuntut ilmu, karena prinsip atau motto beliau dalam mengarungi samudera kehidupan ini hee, lebay dikit; yaitu "Setiap orang adalah guru, Setiap tempat adalah kelas, Setiap kejadian adalah  ilmu", Masya allah luar biasa bukan...


September 2013 (angk 07) beliau masuk ke BQ Daarut Tauhiid, dan selesai maret 2016 jadi kira-kira 31 bulan beliau menyelasikan hapalannya.

Adapun tujuan menghapal beliau bisa kita simak dibawah ini;

-   Menggapai ridho Allah, washilah menghafal Quran
-       Ingin memberi mahkota kepada ke dua orangtua
-        Dan memberi 10 tiket surga kepada saudara
Masya allah merinding saya nulisnya_coz dingin di cijanggel hee tapi beneran ini tujuan yang luar biasa dan tentunya Allah me-ridhoi nya Insya Allah amiin...

Nah, nie rahasia beliau dalam menghapal Al quran., boleh kita coba metode beliau mudah-mudahan cocok buat kita yang pemula atau yang sudah mulai menghapal tapi belum dapat metode yang cocok. Jadi cara beliau adalah dibaca 3 kali bolak-balik lalu dibaca artinya, dibaca perkata, lalu menghafal. Dan diberi tanda 5 baris-5 baris. emm itu dia rahasianya, silahkan di coba...!

Dan tentunya tuk masalah ini jangan ditiru yah, semoga ini jadi pelajaran untuk beliau dan untuk kita. Rasa malas yang sulit dillawan, dan jarangnya muroja’ah yang menjadikan rasa malas itu datang, itu kendala beliau ketika menghapal., dan katanya ayat-ayat yang berkaitan tentang hari kiamat yang menjadi kendala dalam menghapalkan juga. 

Adapun Pesan dan Kesan beliau: 

- Kesan selama menjadi santri tahfidz di Daarut Tauhiid sangat menyenangkan, banyak pengalaman yang sulit dilupakan. Penuh ilmu dan hikmah yang dapat diamalkan.
-  Pesannya untuk sahabat-sahabat Quran, tetap semangat dalam bersabar bersam Quran. Teruskan perjuangan hingga khatam 30  juz. Tetap semangat dan istiqomah.
Nahh ini Pengalaman beliau selama di Pesantren, semoga ada hikmah serta pelajaran untuk kita dalam menuntut ilmu, khususnya dalam menghapal Al Quran.  
           Pada awal mula datang ke pondok DT, asramaku bertempat di Gegersuni, awal mulaku  menghafal di masjid Gegerkalong, bersama ustadz Ghozwan. Setelah selang 5 bulan asramaku pindah ke asramaDaarul Hufadz yang bertempat di Cijanggel, masih bersam austadz Ghozwan. Di tempat Cijanggel ini udaranya memang lebih sejuk di banding asrama di Gegersuni, namun entah kenapa diriku merasakan tidak betah. Tidak lama aku di Cijanggel, aku minta izin untuk pindah ke asrama di Karawang, Daarut Taqwa. Alhamdulillah perjalanan/ proses perizinan tidak begitu sulit, hingga kini aku sudah berada di asrama baru. Pada bulan Agustus, yaitu asrama Daarut Taqwa, Karawang, Loji, Tegal Panjang, walaupun asram di Karawang ini agak panas, dan jauh, namun hati merasakan kenyamanandan betah bersama teman-teman baruku. Kini guruku  bukan lagi ustadz Ghozwan, tetapi ustadz Riza, beliau guru yang sangat baik.
          Ketika sedang asyiknya menghafal di bawah teriknya matahari kami sebagai santri karawang mendapat kabar bahwa bulan desember nanti kita akan dipindahkan lagi ke Bandung.Entah masalahnya apa,karena kami sebagai santri sami’na wa atha’na saja sama guru. Dan pada akhirnya kami pun pindah pada bulan Desember 2014 lalu. Kini asramku kembali di Daarul Hufadz Cijanggel. Sedikit kangn juga merasakan sejuknya udara dan indahnya pemandangan Cijanggel. Karena memang Cijanggl ini bertmpat di bawah gunung Burangrang. Hari pun terus berjalan, kami para santri sangat menikmati kebersamaan hari-hari kami bersama Quran. Satu –persatu teman-teman kami keluar, karena memang sudah menyelesaikannya 30 juz.
          Begitulah pengalamanku bersama STQ DT, berpindah tempat ke sana- kemari, namun harus tetap istiqomah menghafal Quran. Hikmah yang bisa didapat dari pindah-pindanya asrama adalah begitulah kehidupan duni, pindah-pindah. Namun kita semua pasti akan menemukan tempat yang sesungguhnya yakni alam kubur, dan surga/nerakalah tempat pilihan kita. Semoga kelak kita bisa berkumpul di surga-Nya.
          Kini pun akhirnya aku dikaruniakan hafalan ziyadah 30 juz, pada hari rabu malam kamis, 30 Maret 2016, pukul 20.19 WIB. Semoga teman-temanku bisa menyusulnya, Aamiin. (Edt. Ipan setiawan)
Prestasi       :-  Tasmi 5 juz (1-5)
                     -  Juara II futsal (PPM CUP)

Minggu, 03 Mei 2015

Cerita-Q di Cijanggel bersama Al quran

Di sinilah kami mengisis hari2 bersama Al Quran

Dan foto ini jadi bukti akan keberadaan Kita di Cijanggel,..(..dan oleh Orang2 inilah awal mula, Cijanggel di tempati)
Hari dan Bulan Qta lalui bersama dengan berbagai rasa...

Pemandanagan cijanggel ini, mewakili akan keindahan Qta bersama Al Quran...
Tentunya keindahan yang tak bisa di ungkapakan dengan kata-kata...

namun gelap tetaplah gelap, Kamipun merasakan kesunyian, ketidaktenangan akan kebersamaan Qta bersama Al Quran (mulai dari jenuh, bosan, putus asa_susah menghafal dll)


Selasa, 11 Juni 2013

Hikmah Pengharaman Alkohol : Dampaknya Terhadap Jantung


Dr. Sath-han Ahmad (United State of America)
Ilustrasi

Sudah menjadi sesuatu yang diketahui umum, yaitu adanya dampak yang sangat kentara dari alkohol terhadap otak dan kerja hati (liver), kecuali apabila hal itu digunakan untuk tujuan-tujuan sosial atau untuk medis. Ada sebuah pemahaman yang menyatakan bahwa penggunaan alkohol dalam jumlah kecil tidak berdampak pada toksin atau mempengaruhi anggota tubuh lainnya sehingga tidak boleh melarang penggunaan alkohol.

Oleh karena itu, aku melaksanakan penelitian ini untuk memastikan ada-tidaknya dampak yang signifikan terhadap jantung bagi manusia. Penelitian juga aku lakukan terhadap zat aditif "khomer" bagi responden. Tes percobaan adalah 6 jenis alkohol dengan kandungan 43% saya berikan kepada orang biasa yang sehat yang berusia 23 - 30 tahun selama 2 jam, bagi kelompok pertama, dan 1 jam bagi kelompok kedua. Dan ternyata, kerja jantung jadi berdebar kencang.

Terhadap kelompok pertama, setelah berselang 60 menit (1 jam), kandungan al-kohol menjadi + 74 mcm/ml ada penambahan selama pemompaan darah 90 - 96 mili kedua. Dan penambahan waktu kepastian 44 - 52, bertambah persentase keduanya dari 0,299 sampai 323. Dan mulai menurun setelah 2 jam pertama padahal jumlah alkohol dalam darah bertambah sampai 111 mg dengan peningkatan yang sangat cepat/drastis (pada kelompok kedua) dan terjadi dis-fungsi organ perut bagian kiri setelah 30 menit. Hal ini terjadi ketika keadaan alkohol dalam darah mencapai 50 mg/100ml.

Adapun pada kelompok ketiga. Kami melakukan studi komparasional terhadap 5 orang yang aku beri saccharine dan terjadi penurunan pada tiga hal tersebut pada setiap orang.

Oleh karena itu, penggunaan alkohol dengan dosis "kecil/atau tidak seberapa" akan menyebabkan terjadinya disfungsi organ secara berkala; dan pada orang-orang biasa bila tidak berkala. Dan untuk menganalisis kerja jantung pada pada saat diberi zat aditif tersebut di atas, maka 3 orang yang sudah kecanduan khomer, kami melakukan studi komparasinya dengan kelompok orang-orang biasa yang sehat. Berdasarkan hipotesis : Ada perbedaan yang jelas pada keadaan dan gejala-gejala jantung, maka diketahui bahwasanya ditemukan keadaan yang sangat jelas pada setiap responden tentang disfungsi organ perut bagian kiri, baik besar atau pun kecil. Dan disfungsi ini lebih jelas lagi pada orang yang sedang sakit yang relatif lebih lama pada lama-tidaknya kerja jantung. Pada 12 pasien tidak mengetahui penyebab pembengkakan jantung, sebab ukuran/volume organ perut bagian kiri dan volume darah dan terbuang berbeda lebih jelas dibandingkan pada responden orang biasa.

Dan pada 11 orang yang menderita sakit tambahan, tidak mengetahui pembengkakan jantung dengan perbedaan yang jelas, yaitu adanya penambahan atau pengurangan volume pompa darah.

Pada 18 pasien, mengetahui adanya pembengkakan jantung tanpa diserta gejala, terjadi penurunan atau dis-fungsi kerja pompa jantung secara jelas dan disertai penurunan volume dan darah yang terbuang.


Berdasarkan hal tersebut, penggunaan alkohol (sebagai zat aditif) adalah kritis secara terus-menerus terhadap jantung. Hal ini diawali dengan berdebarnya detak jantung dan sampai pada tahapan berikutnya, sakit; penurunan stamina tubuh pada kerja pompa darah, kemudian pembengkakan jantung, munculnya dis-fungsi jantung. Dan informasi yang diperoleh dari percobaan terhadap sejumlah anjing menguatkan data kami ini, dimana kami telah memberi makan 7 anjing tersebut secara paralel 5 kebutuhan anjing tersebut akan energi panas melalui alkohol selama 18 bulan. Maka, terjadilah dis-fungsi/penurunan yang sangat jelas pada jumlah yang terbuang dari organ perut bagian kiri, dan pada kekuatan tulang biseps. Adapun pembengkakan pada organ perut dan inflamasi ataupun perubahan pada keduanya, maka hal itu tidak terjadi, dan terjadinya penurunan potassium dengan adanya catatan pada biseps jantung anjing (64, dimana sebelumnya 72).

Berdasarkan hal tersebut, pengunaan alkohol dengan dosis apapun dan dalam kondisi apapun bukan hanya mempengaruhi aqidah saja, bahkan berdampak kepada jantung dengan dampak yang sangat berbahaya.

Sesungguhnya hukum pengharaman di dalam Islam adalah sesuatu yang sudah dogmatis dan terbatas yang tidak ada porsi sedikitpun untuk meragukannya atau mengingkarinya. Sikap Islam terhadap penggunaannya minuman beralkohol dalam dosis kecil adalah sangat jelas yang tidak perlu penjelasan tambahan, sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits Rasulullah. Adapun orang-orang kafir dan kalangan pendosa, mereka mengikuti kaidah-kaidah mereka dari aspek kemanusiaan dan medik untuk melegalkan penggunaan alkohol dalam dosis rendah ... . Maka mereka akhirnya menyangka bahwa dosis rendah tidak akan berdampak secara signifikan, tidak jadi haram, dan tidak membahayakan tubuh. Dari hal ini pun akhirnya dimungkinkan penggunaan alkohol dalam dosis sedang untuk tujuan-tujuan medik.

Oleh karena itu, dipandang perlu bahwa kita dalam setiap moment selalu mengedepankan ilmu dan dalil untuk memuaskan mereka-mereka yang tidak yakin dengan asas komitmen dalam kita bertahkim dengan hukum ilahi.


Kamis, 06 Juni 2013

Penyakit yang Menimpa Perempuan Tidak Berjilbab

Ilustrasi

Rasulullah bersabda, "Para wanita yang berpakaian tetapi (pada hakikatnya) telanjang, lenggak-lengkok, kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk surga dan tiada mencium semerbak harumnya (HR. Abu Daud).

Rasulullah bersabda, "Tidak diterima sholat wanita dewasa kecuali yang memakai khimar (jilbab) (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, bn Majah).

Penelitian ilmiah kontemporer telah menemukan bahwasannya perempuan yang tidak berjilbab atau berpakaian tetapi ketat, atau transparan maka ia akan mengalami berbagai penyakit kanker ganas di sekujur anggota tubuhnya yang terbuka, apa lagi gadis ataupun putri-putri yang mengenakan pakaian ketat-ketat. 

Majalah kedokteran Inggris melansir hasil penelitian ilmiah ini dengan mengutip beberapa fakta, diantaranya bahwasanya kanker ganas milanoma pada usia dini, dan semakin bertambah dan menyebar sampai di kaki. Dan sebab utama penyakit kanker ganas ini adalah pakaian ketat yang dikenakan oleh putri-putri di terik matahari, dalam waktu yang panjang setelah bertahun-tahun dan kaos kaki nilon yang mereka kenakan tidak sedikitpun bermanfaat didalam menjaga kaki mereka dari kanker ganas. Dan sungguh Majalah kedokteran Inggris tersebut telah melakukan polling tentang penyakit milanoma ini, dan seolah keadaan mereka mirip dengan keadaan orang-orang pendurhaka (orang-orang kafir Arab) yang di da'wahi oleh Rasulullah. Tentang hal ini Allah berfirman:

وإذ قالوا اللهم إن كان هذا هو الحق من عندك فأمطر علينا حجارة من السماء أو ائتنا بعذاب أليم (الأنفال: 32)

Dan ingatlah ketika mereka katakan: Ya Allah andai hal ini (Al-Qur'an) adalah benar dari sisimu maka hujanilah kami dengan batu dari langit atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih ( Q.S. Al-Anfaal:32)

Dan sungguh telah datang azab yang pedih ataupun yang lebih ringan dari hal itu, yaitu kanker ganas, dimana kanker itu adalah seganas-ganasnya kanker dari berbagai kanker. Dan penyakit ini merupakan akibat dari sengatan matahari yang mengandung ultraviolet dalam waktu yang panjang disekujur pakaian yang ketat, pakaian pantai (yang biasa dipakai orang-orang kafir ketika di pantai dan berjemur di sana) yang mereka kenakan. Dan penyakit ini terkadang mengenai seluruh tubuh dan dengan kadar yang berbeda-beda. Yang muncul pertama kali adalah seperti bulatan berwarna hitam agak lebar. Dan terkadang berupa bulatan kecil saja, kebanyakan di daerah kaki atau betis, dan terkadang di daerah sekitar mata; kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh disertai pertumbuhan di daerah-daerah yang biasa terlihat, pertautan limpa (daerah di atas paha), dan menyerang darah, dan menetap di hati serta merusaknya.

Terkadang juga menetap di sekujur tubuh, diantaranya: tulang, dan bagian dalam dada dan perut karena adanya dua ginjal, sampai menyebabkan air kencing berwarna hitam karena rusaknya ginjal akibat serangan penyakit kanker ganas ini. Dan terkadang juga menyerang janin di dalam rahim ibu yang sedang mengandung. Orang yang menderita kanker ganas ini tidak akan hidup lama, sebagaimana obat luka sebagai kesempatan untuk sembuh untuk semua jenis kanker (selain kanker ganas ini), dimana obat-obatan ini belum bisa mengobati kanker ganas ini.

Dari sini, kita mengetahui hikmah yang agung anatomi tubuh manusia di dalam perspektif Islam tentang perempuan-perempuan yang melanggar batas-batas syari'at. yaitu bahwa model pakaian perempuan yang benar adalah yang menutupi seluruh tubuhnya, tidak ketat, tidak transparan, kecuali wajah dan telapak tangan. Dan sungguh semakin jelaslah bahwa pakaian yang sederhana dan sopan adalah upaya preventif yang paling bagus agar tidak terkena "adzab dunia" seperti penyakit tersebut di atas, apalagi adzab akhirat yang jauh lebih dahsyat dan pedih. Kemudian, apakah setelah adanya kesaksian dari ilmu pengetahuan kontemporer ini -padahal sudah ada penegasan hukum syari'at yang bijak sejak 14 abad silam- kita akan tetap tidak berpakaian yang baik (jilbab), bahkan malah tetap bertabarruj???

(Sumber: Al-I'jaaz Al-Ilmiy fii Al-Islam wa Al-Sunnah Al-Nabawiyah, Oleh :Muhammad Kamil Abd Al-Shomad)

Rabu, 05 Juni 2013

Hikmah Larangan Bernafas Ketika Minum



(( عن ثمامة بن عبد الله، قال: كان أنس بن مالك رضي الله تعالى عنه يتنفس في الإناء مرتين أو ثلاثة مرات، وزعم أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يتنفس ثلاثا )) صحيح البخاري، في الأشربة 5631
Dari Tsumamah bin Abdullah, "Dahulu Anas bin Malik radhiyallahu ta'alaa anhu pernah bernafas di dalam bejana dua kali atau tiga kali, dan dia mengira Nabi sallallahu alaihi wa sallam pernah melakukan hal itu (HR. Bukhari, No. 5631)

Dari Abu Qatadah dan bapaknya, Rasulullah bersabda, "Apabila salah seorang diantara kalian minum, maka janganlah ia bernafas di bejana (gelas), dan jika salah seorang dari kalian kencing maka janganlah ia memegang dzakar (kemaluannya) dengan tangan kanannya, jika membersihkan maka jangan membersihkan dengan tangan kanannya (HR. Bukhari 5630)

Ilustrasi Minum
Sebagian ulama mengatakan, "Larangan bernafas di dalam bejana ketika minum sama seperti larangan ketika makan dan minum, sebab hal itu bisa menyebabkan keluarnya ludah sehingga bisa mempengaruhi kebersihan air minum tersebut. Dan keadaan ini apabila dia makan dan minum dengan orang lain. Adapun bila ia makan sendirian atau bersama keluarganya atau dengan orang yang tidak terganggu dengan caramu tersebut, maka hal itu tidak mengapa." Aku ( Imam Ibn Hajar Al-Asqalani) berkata, "Dan yang lebih bagus adalah memberlakukan larangan hadits Nabi tersebut, sebab larangan itu bukan untuk menghormati orang yang layak dihormati ataupun untuk mendapat penghargaan dari orang lain.... Berkata Imam Al-Qurthubi, "Makna larangan itu adalah agar bejana dan air tersebut tidak tercemar dengan air ludah atau pun bau yang tidak sedap". Fat-hul Bari, 10/94.

Demikianlah penjelasan para ulama kita. Para pakar kontemporer pun telah berusaha mengorek hikmah atas larangan tersebut. Mereka mengatakan, "Ini adalah petunjuk yang indah yang diajarkan oleh Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wa sallam dalam menyempurnakan akhlaq. Dan apabila makan atau minum kemudian terpercik ludah keluar dari mulut kita, maka hal itu merupakan kekurangnya sopan santun kita, dan sebab munculnya sikap meremehkan, atau penghinaan. Dan Rasulullah adalah adalah penghulunya seluruh orang-orang yang santun dan pemimpinnya seluruh para pendidik.

Bernafas adalah aktivitas menghirup dan mengeluarkan udara; menghirup udara yang bersih lagi penuh dengan oksigen ke dalam paru-paru sehingga tubuh bisa beraktivitas sebagaimana mestinya; dan menghembuskan nafas adalah udara keluar dari paru-paru yang penuh dengan gas karbon dan sedikit oksigen, serta sebagian sisa-sisa tubuh yang beterbangan di dalam tubuh dan keluar melalui kedua paru-paru dalam bentuk gas. Gas-gas ini dalam persentase yang besar ketika angin dihembuskan, padanya terdapat sejumlah penyakit, seperti pada toksin air kencing ... Maka udara yang dihembuskan mengandung sisa-sisa tubuh yang berbentuk gas dengan sedikit oksigen. Dari hal ini kita mengetahui hikmah yang agung dari larangan Rasulullah; yaitu agar kita tidak bernafas ketika makan atau minum; akan tetapi yang dibenarkan adalah minum sebentar lalu diputus dengan bernafas di luar bejana, lalu minum kembali.

Rasulullah memberikan wejangan tentang awal yang bagus dalam perintahnya tentang memutus minum dengan bernafas sebentar-sebentar. Sebagimana sudah kita ketahui, bahwa seorang yang minum 1 gelas dalam satu kali minuman akan memaksa dirinya untuk menutup/menahan nafasnya hingga ia selesai minum. Yang demikian karena jalur yang dilalui oleh air dan makanan dan jalan yang dilalui oleh udara akan saling bertabrakan, sehingga tidak mungkin seseorang akan bisa makan atau minum sambil bernafas secara bersama-sama. Sehingga tidak bisa tidak, ia harus memutus salah satu dari keduanya. Dan ketika seseorang menutup/menahan nafasnya dalam waktu lama, maka udara di dalam paru-paru akan terblokir, maka ia akan menekan kedua dinding paru-paru, maka membesar dan berkuranglah kelenturannya setahap demi setahap. Dan gejala ini tidak akan terlihat dalam waktu yang singkat. Akan tetapi apabila seseorang membiasakan diri melakukan ini (minum dengan menghabiskan air dalam satu kali tenggakan) maka ia akan banyak sekali meminum air, seperti unta, dimana paru-parunya selalu terbuka.... Maka paru-paru akan menyempitkan nafasnya manakala ia sedikit minum air, maka kedua bibirnya kelu dan kaku, dan demikian juga dengan kukunya. Kemudian, kedua paru-parunya menekan jantung sehingga mengalami dis-fungsi jantung (gagal jantung), kemudian membalik ke hati, maka hati menjadi membesar (membengkak), kemudian sekujur tubuh akan menggembur. Dan Demikianlah keadaannya, sebab kedua paru-paru yang terbuka merupakan penyakit yang berbahaya, sampai para dokter pun menganggapnya lebih berbahaya daripada kanker tenggorokan.

Dan Nabi Sallallahu alaihi wassallam tidak menginginkan seorangpun dari ummatnya sampai menderita penyakit ini. Oleh karena itu, beliau menasihati ummatnya agar meminum air seteguk demi seteguk (antara dua tegukan dijeda dengan nafas), dan meminum air 1 gelas dengan 3 kali tegukan, sebab hal ini lebih memuaskan rasa dahaga dan lebih menyehatkan tubuh (Lihat Al-Haqa'iq Al-Thabiyyah fii Al-Islam, secara ringkas)

Sumber: Al-Arba'in Al-Ilmiah, Abdul Hamid Mahmud Thahmaaz
( 8 Ramadhan 1424 H / 3 November 2003 )

Inilah Caraku Menjaga Cintaku

Ilustrasi
Panse.com_Bandung
............#Chat di FB
Fulan    : Assalamualaikum
Fulanah: Wa'alaikumusslam
Fulan    : lagi pa ni say?
Fulanah : Lagi baca Artikel "Inilah Caraku Menjaga Cintaku", coba baca deh a !!!
Fulan     : Oh coba mna a ikut baca
Fulanah : nih a coba searcing di www.cintailahhatimu.blogspot.com
.....................................

_________________________________________________________________________________
Inilah Caraku Menjaga Cintaku

Cinta adalah karunia yang telah Allah berikan kepada kita selaku hambaNya.
Cinta menjadikan kita dapat menyayangi dan merasakan kasih sayang.
Cinta memang indah, seindah dirimu yang telah Allah karuniakan keindahan atas kehendakNya
Dan Cinta adalah ikhtiar suci yang akan menuntut kita mendapatkan RidhoNya.

Itulah sepenggal makna Cinta yang mengurai hakikat dan kudrot kita sebagai makhlukNya. Kalau kita mendengar kata "Cinta" tentu bukan suatu hal yang asing tapi banyak makna yang bisa kita jadikan, "bahwa itulah cinta sebenarnya.... "

Pemahaman kita terhadap cinta = merupakan cerminan terhadap perilku kita
Jadi, jangan coba main-main dengan yang namanya "Cinta", salah saja kita memahaminya maka nyawalah taruhannya., mungkin terlalu berlebihan tapi bisa kita lihat pada pemberitaan di layar Televisi, atau di media lainnya; cinta bisa membuat orang berani menjeratkan lehernya sendiri, memutuskan urat nadi, menerejunkan diri dari lantai 10 sebuah apartemen, melindaskan diri di jalan rel kereta api., itulah cinta, cinta yang tidak di maknai dengan hakekatnya cinta!!!

Tentunya Allah mengkaruniakan cinta kepada kita bukan untuk menjadi seperti itu, suatu hal yang sia-sia dan bernilai dosa yang di dapat. Sebenarnya alam juga sudah memberikan gambaran kepada kita akan hakekat cinta, bisa kita renungkan dengan kejadian yang menimpa bumi pertiwi tercinta ini..,mulai dari banjir, longsor, angin ribut, gempa, lumpur lapindo...tidak lain dan tidak bukan itu merupakan kemarahan alam atas keserakahan dan tidak ada sikap cinta kita terhadap alam. Sebagaimana di singgung pada QS: Ar-Rum [30]: 41.

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan-tangan manusia, supaya Allah menimpakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) (QS ar-Rum [30]: 41).

Jangan sampai Alam yang telah kita khianati menjalar kepada lingkungan sosial kita., karena cinta kita yang salah, cinta kita yang kotor, cinta yang tidak berlandaskan akan Ridho-Nya., sehingga Orang tua, kakak, adik, teman atau tetangga merasa jijik dan tidak nyaman dengan keberadaan kita.

Cinta yang seperti apa yang di ridhoi Allah???
yaitu cinta yang menjaga kesucian, menempatakan cinta pada fitrahnya.  
maka Inilah Caraku menjaga Cintaku.

Dengan tak menghubungimu,tak juga mengirim pesan untuk menanyakan kabarmu.
Mungkin ini tak biasa,
Tapi bagiku,
Inilah cara terbaik mencintaimu.

Aku mencintaimu dengan menjauh darimu,
Bukan karena aku membencimu,
Justru karena aku sangat mencintaimu,
Dan aku ingin menjagaku juga menjagamu,
Menjaga tulusnya hatimu, juga menjaga kesucian hatiku.

Inilah caraku mencintaimu,
Dalam diamku,
Dalam ketulusanku,
dalam kesucianku,
dalam cara tak biasaku,

Meski sulit,
Meski berat,
Meski sakit untukku,
namun ku tahu ini pilihan terbaik agar kita tak terlalu saling mengharap.

Karena berharap hanya pantas pada Sang Pemberi Nafas,
Karena berharap hanya pantas digantungkan pada Sang Pengatur Detak Jantung,
PadaNya kuharap Dia khan menjagamu untukku,
PadaNya kutitipkan hatimu,

Biarlah ku hanya bisa menyapamu lewat senandung do'a,
Agar Untukmulah segala kebaikan,
Agar bersamamulah segala keindahan.

Page FB: Ayat-ayat Cinta

_____________________________________________________________________________________________
...........,#Chat di FB
Fulan    : Subhanallah, terima kasih th sudah ngasih artikelnya, sebelumnya mohon maaf a telah mengotori cinta suci  yang allah telah karuniakan pada kita; selama ini kita telah banyak melakukan dosa., mulai dari sekarang kita jaga kesucian cinta ini hingga allah menakdirkan yang terbaik buat kita. 
Fulanah: iya a, ternyata selama ini kita sudah melakukan banyak dosa..,mulai dari sekarang kita cukupkan komunikasi kita, biar Allah yang menjadi peraduan kita untuk menjadikan cinta kita di ridhoi Allah.
Fulan    : semoga allah mengampuni dosa dan menerima pertaubatan kita.
Fulanah: Aamiin, Wa'alaikumusslam...

Senin, 03 Juni 2013

Hikmah Bersin dan Menguap


Rasulullah bersabda:
عن أبي هريرة رضي الله تعالى عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: (( إن الله يحب العطاس ويكره التثاؤب، فإذا عطس فحمد الله فحق على كل مسلم سمعه أن يشمته، وأما التثاؤب فإنما هو من الشيطان فليرده ما استطاع، فإذا قال: ها، ضحك منه الشيطان )) صحيح البخاري في الأدب 6223
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ta'alaa anhu, Rasulullah bersabda, "Sungguh Allah mencintai orang yang bersin dan membenci orang yang menguap, maka jika kalian bersin maka pujilah Allah, maka setiap orang yang mendengar pujian itu untuk menjawabnya; adapun menguap, maka itu dari syaitan, maka lawanlah itu sekuat tenagamu. Dan apabil seseorang menguap dan terdengar bunyi: Aaaa, maka syaitan pun tertawa karenanya". Shahih Bukhari, 6223.

Imam Ibn Hajar berkata, "Imam Al-Khathabi mengatakan bahwa makna cinta dan benci pada hadits di atas dikembalikan kepada sebab yang termaktub dalam hadits itu. Yaitu bahwa bersin terjadi karena badan yang kering dan pori-pori kulit terbuka, dan tidak tercapainya rasa kenyang. Ini berbeda dengan orang yang menguap. Menguap terjadi karena badan yang kekenyangan, dan badan terasa berat untuk beraktivitas, hal ini karena banyaknya makan . Bersin bisa menggerakkan orang untuk bisa beribadah, sedangkan menguap menjadikan orang itu malas (Fath-hul Baari: 10/6077)

Nabi menjelaskan bagaimana seseorang yang mendengar orang yang bersin dan memuji Allah agar membalas pujian tersebut.
Rasulullah bersabda:
(( إذا عطس أحدكم فليقل الحمد لله، وليقل له أخوه أو صاحبه: يرحمك الله، فإذا قال له يرحمك الله فليقل: يهديكم الله ويصلح بالكم )) صحيح البخاري في الأدب: 6224
Apabila salah seorang diantara kalian bersin, maka ucapkanlah Al-Hamdulillah, dan hendaklah orang yang mendengarnya menjawab dengan Yarhamukallahu, dan bila dijawab demikian, maka balaslah dengan ucapan Yahdikumullahu wa Yushlihubaalakum (HR. Bukhari, 6224)

Dan para dokter di zaman sekarang mengatakan, "Menguap adalah gejala yang menunjukkan bahwa otak dan tubuh orang tersebut membutuhkan oksigen dan nutrisi; dan karena organ pernafasan kurang dalam menyuplai oksigen kepada otak dan tubuh. Dan hal ini terjadi ketika kita sedang kantuk atau pusing, lesu, dan orang yang sedang menghadapi kematian. Dan menguap adalah aktivitas menghirup udara dalam-dalam melalui mulut, dan bukan mulut dengan cara biasa menarik nafas dalam-dalam !!! Karena mulut bukanlah organ yang disiapkan untuk menyaring udara seperti hidung. Maka, apabila mulut tetap dalam keadaan terbuka ketika menguap, maka masuk juga berbagai jenis mikroba dan debu, atau kutu bersamaan dengan masuknya udara ke dalam tubuh. Oleh karena itu, datang petunjuk nabawi yang mulia agar kita melawan "menguap" ini sekuat kemampuan kita, atau pun menutup mulut saat menguap dengan tangan kanan atau pun dengan punggung tangan kiri.

Bersin adalah lawan dari menguap yaitu keluarnya udara dengan keras, kuat disertai hentakan melalui dua lubang: hidung dan mulut. Maka akan terkuras dari badan bersamaan dengan bersin ini sejumlah hal seperti debu, haba' (sesuatu yang sangat kecil, di udara, yang hanya terlihat ketika ada sinar matahari), atau kutu, atau mikroba yang terkadang masuk ke dalam organ pernafasan. Oleh karena itu, secara tabiat, bersin datang dari Yang Maha Rahman (Pengasih), sebab padanya terdapat manfaat yang besar bagi tubuh. Dan menguap datang dari syaithan sebab ia mendatangkan bahaya bagi tubuh. Dan atas setiap orang hendaklah memuji Allah Yang Maha Suci Lagi Maha Tinggi ketika dia bersin, dan agar meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk ketika sedang menguap (Lihat Al-Haqa'iq Al-Thabiyah fii Al-Islam: hal 155)

( alsofwah.or.id - 13 Ramadhan 1424/071103 )

Selasa, 28 Mei 2013

Diantara Keajaiban perintah Sujud Terhadap Tubuh


Apabila anda sedang mengalami stress, atau tensi anda naik, atau pusing yang berkepanjangan, atau mengalami nervous (salah satu jenis penyakit penyimpangan perilaku berupa uring-uringan, gelisah, takut, dll). Jika anda takut terkena tumor, maka sujud adalah solusinya.... Dengan sujud akan terlepas segala penyakit nervous dan penyakit kejiwaan lainnya. Inilah salah satu hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Muhammad Dhiyaa'uddin Hamid, dosen jurusan biologi dan ketua departemen radiasi makanan di lembaga penelitian teknologi radiasi.

Ilustrasi Sujud
Sudah lumrah bahwasannya manusia apabila mengalami kelebihan dosis dalam radiasi, dan hidup di lingkungan tegangan listrik atau medan magnet, maka hal itu akan berdampak kepada badannya, akan bertambah kandungan elektrik di dalam tubuhnya. Oleh karena itu, Dr. Dhiyaa' mengatakan bahwa sesungguhnya sujud bisa menghilangkan zat-zat atau pun hal-hal yang menyebabkan sakit.


Pembahasan Seputar Organ Tubuh


Dia adalah salah satu organ tubuh... dan dia membantu manusia dalam merasakan lingkungan sekitar, dan berinteraksi dengan dirinya, dan itulah tambahan dalam daerah listrik dan medan magnet yang dihasilkan oleh tubuh menyebabkan gangguan dan merusak fungsi organ tubuh sehingga akhirnya mengalami penyakit modern yang disebut dengan "perasaan sumpeg", kejang-kejang otot, radang tenggorokan, mudah capek/lelah, stress ... sampai sering lupa, migrant, dan masalah menjadi semakin parah apabila tanpa ada usaha untuk menghindari penyebab semua ini, yaitu menjauhkan tubuh kita dari segala peralatan dan tempat-tempat yang demikian.
Solusinya ???


"Harus dengan mengikuti sesuatu yang diridhai untuk mengeliminir hal itu semua, ... yaitu dengan bersujud kepada Satu-satunya Dzat yang Maha Esa sebagaimana kita sudah diperintah untuk hal itu, dimana sujud itu dimulai dengan menempelkan dahi ke bumi (lantai). Maka di dalam sujud akan mengalir ion-ion positif yang ada di dalam tubuh ke bumi (sebagai tempat ion-ion negatif). dan seterusnya sempurnalah aktivitas penetralisiran dampak listrik dan magnet. Lebih khusus lagi ketika sujud dengan menggunakan 7 anggota badan (dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua kaki) maka dalam posisi ini sangat memudahkan bagi kita menetralisir dampak listrik dan magnet."

Diketahui selama penelitian, agar semakin sempurna proses penetralisiran dampak itu semua, maka sujud harus menghadap ke Makkah (Masjid Ka'bah), yaitu aktivitas yang kita lakukan di dalam shalat (qiblat). Sebab Makkah adalah pusat bumi di alam semesta. Dan penelitian semakin jelas bahwa menghadap ke Makkah ketika sujud adalah tempat yang paling utama untuk menetralisir manusia dari hal-hal yang mengganggu fikirannya dan membuat rileks.
Subhanallah, ....pengetahuan yang menakjubkan.



Wudhu Mencegah Terjadinya Berbagai Penyakit Kulit



قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((من توضأ فأحسن الوضوء خرجت خطاياه من جسده حتى تخرج من تحت أظفاره )) رواه مسلم.
Rasulullah bersabda, "Barangsiapa berwudhu dengan membaguskan wudhu'nya, maka keluarlah dosa-dosanya dari kulitnya sampai dari kuku jari-jemarinya". HR. Muslim.

وقال أيضا: ((إن أمتي يدعون يوم القيامة غرا محجلين من آثار الوضوء، فمن استطاع منكم أن يطيل غرته فليفعل )) متفق عليه.
Rasulullah bersabda, "Sungguh ummatku akan diseru pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya karena bekas wudhu'nya, (Abu Hurairah menambahkan) maka siapa yang mampu melebihkan panjang sinar pada tubuhnya, maka lakukanlah. (HR. Bukhari dan Muslim).

Ilustrasi Wudhu
Ilmu kontemporer menetapkan -setelah melalui percobaan mikroskopi terhadap tumbuhnya mikroba pada orang yang berwudhu' secara teratur dan juga kepada yang tidak teratur- bahwasannya orang yang selalu berwudhu maka mayoritas hidung mereka menjadi bersih, tidak terdapat berbagai mikroba. Oleh karena itu, adanya mikroba yang menempel pada mereka hilang sama sekali ketika mereka membersihkan hidung, dibandingkan dengan orang yang tidak berwudhu' maka tumbuh pada hidung mereka berbagai mikroba dalam jumlah yang besar yang termasuk jenis mikroba berbentuk bulat dan berklaster yang sangat berbahaya ... dan mikroba yang cepat menyebar dan berkembang-biak ... dan mikroba lainnya yang menyebabkan banyak terjadinya berbagai penyakit. Dan sudah jelas bahwasannya proses keracunan itu terjadi adanya perkembangan berbagai mikroba yang berbahaya bagi rongga hidung, kemudian sampai ke tenggorokan untuk kemudian terjadi berbagai peradangan dan penyakit, apalagi jika sampai masuk ke peredaran darah!!

Oleh karena itu, disyari'atkan untuk melakukan istinsyaaq (menghirup air ke dalam hidung) sebanyak 3 kali kemudian menyemburkannya (tetap dengan hidung) setiap kali wudhu. Adapun berkumur-kumur itu dimaksudkan untuk menjaga kebersihan mulut dan kerongkongan dari peradangan dan pembusukan pada gusi, serta menjaga gigi dari sisa-sisa makanan yang menempel gigi. Dan sudah terbukti secara ilmiah bahwa 90% orang yang mengalami kerusakan gigi jika saja mereka mau perhatian terhadap kebersihan mulutnya ketika dahulu rusak gigi-gigi mereka, dan adanya pembusukan yang terjadi disebabkan oleh makanan dan air liur dan bercampur dalam perut dan menuju ke darah. Dan dari darah itulah kemudian menyebar ke seluruh organ dan kemudian menyebabkan berbagai penyakit.

Dan sungguh, berkumur-kumur akan menyegarkan berbagai organ yang ada di wajah dan menjadi cerah. Dan uji-coba ini belum pernah dikemukakan oleh para dosen olah raga kecuali sedikit. Hal ini karena mereka hanya memperhatikan kepada organ-organ tubuh yang besar. Dan membasuh wajah dan kedua tangan sampai siku, serta kedua kaki memberikan manfaat untuk menghilangkan debu-debu dan berbagai bakteri, apalagi dengan membersihkan badan dari keringat dan kotoran lainnya yang keluar melalui kulit.

Dan juga, sudah terbukti secara ilmiah tidak akan menyerang kulit manusia kecuali apabila kadar kebersihan kulitnya rendah. Sebab manusia apabila lama beraktivitas tanpa membasuh anggota badanya, maka kulit akan mengalami berbagai peradangan yang menyerang permukaan kulit, seperti kudis. Dan kudis ini menyerang ujung jari-jari yang sebagian besar tidak dalam keadaan bersih, sehingga masuklah berbagai mikroba ke dalam kulit.

Oleh karena itu, bertumpuk-tumpuknya peradangan sangat mengundang mikroba untuk berkembang-biak dan menyebar. Maka, wudhu' telah mendahului Ilmu Pektrologi modern dan para pakar yang menggunakan karantina sebagai media untuk mengetahui berbagai mikroba dan jamur-jamur yang menyerang kulit orang-orang yang tidak suka dengan kebersihan, dimana kebersihan ini semakna dengan wudhu dan mandi dan dengan uji-coba dan penelitian.

Penelitian dan uji coba ini memberikan manfaat yang lain:
Bahwa kedua tangan banyak membawa mikroba yang terkadang berpindah ke mulut atau hidung apabila tidak dibasuh. Oleh karena itu, sangat ditekankan untuk membersihkan kedua tangan terlebih dahulu sebelum melakukan wudhu'. Dan ini menambah jelas kepada kita sabda Rasulullah:
(( إذا استيقظ أحدكم من نوميه فلا يغمس يده في الإناء حتى يغسلها ثلاثا ))
Apabila salah seorang diantara kalian bangun dari tudir, maka janganlah mencelupkan kedua tangannya ke bejana (tempat air) sebelum mencucinya terlebih dahulu tiga kali.


Dan sudah terbukti juga bahwa peredaran darah pada organ tangan bagian atas dan lengan bawah serta organ-organ bagian bawah seperti kedua kaki dan kedua betis adalah organ-organ yang paling lemah dibandingkan organ tubuh lainnya karena jauhnya dari pusat peredaran darah, jantung. Maka apabila kita membasuhnya diserta menggosoknya, maka akan menguatkan peredaran darah pada organ-organ tersebut sehingga membantu kita menambah tenaga dan vitalitas. Dan dari itu semua, maka terketahuilah mukjizat disyari'atkannya wudhu' di dalam Islam.
Sumber: Al-I'jaaz Al-Ilmiy fii Al-Islam wa Al-Sunnah Al-Nabawiyah
Muhammad Kamil Abd Al-Shomad
Dr. Ahmad Syauqy Ibrahim, Anggota Ikatan Dokter Kerajaan Arab Saudi di London dan Penasihat Penderita Penyakit Dalam dan Penyakit Jantung mengatakan, "Para Pakar sampai berkesimpulan bahwa mencelupkan anggota tubuh ke dalam air akan bisa mengembalikan tubuh yang lemah menjadi kuat, mengurangi kekejangan menjadi rileks syaraf-syaraf dan otot, hilangnya kenaikan detak jantung dan nyeri-nyeri otot, kecemasan, dan insomnia (susah tidur)". Hal ini dikuatkan oleh salah seorang pakar dari Amerika dengan ucapannya, "Air mengandung kekuatan magis, bahkan membasuhkan air ke wajah dan kedua tangan -yang dimaksud adalah aktivitas wudhu'- adalah cara yang paling efektif untuk relaksasi (menjadikan badan rileks) dan menghilangkan tensi tinggi (emosi).
Sungguh, Maha Suci Allah Yang Maha Agung ...