Selasa, 28 Mei 2013

Wudhu Mencegah Terjadinya Berbagai Penyakit Kulit



قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((من توضأ فأحسن الوضوء خرجت خطاياه من جسده حتى تخرج من تحت أظفاره )) رواه مسلم.
Rasulullah bersabda, "Barangsiapa berwudhu dengan membaguskan wudhu'nya, maka keluarlah dosa-dosanya dari kulitnya sampai dari kuku jari-jemarinya". HR. Muslim.

وقال أيضا: ((إن أمتي يدعون يوم القيامة غرا محجلين من آثار الوضوء، فمن استطاع منكم أن يطيل غرته فليفعل )) متفق عليه.
Rasulullah bersabda, "Sungguh ummatku akan diseru pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya karena bekas wudhu'nya, (Abu Hurairah menambahkan) maka siapa yang mampu melebihkan panjang sinar pada tubuhnya, maka lakukanlah. (HR. Bukhari dan Muslim).

Ilustrasi Wudhu
Ilmu kontemporer menetapkan -setelah melalui percobaan mikroskopi terhadap tumbuhnya mikroba pada orang yang berwudhu' secara teratur dan juga kepada yang tidak teratur- bahwasannya orang yang selalu berwudhu maka mayoritas hidung mereka menjadi bersih, tidak terdapat berbagai mikroba. Oleh karena itu, adanya mikroba yang menempel pada mereka hilang sama sekali ketika mereka membersihkan hidung, dibandingkan dengan orang yang tidak berwudhu' maka tumbuh pada hidung mereka berbagai mikroba dalam jumlah yang besar yang termasuk jenis mikroba berbentuk bulat dan berklaster yang sangat berbahaya ... dan mikroba yang cepat menyebar dan berkembang-biak ... dan mikroba lainnya yang menyebabkan banyak terjadinya berbagai penyakit. Dan sudah jelas bahwasannya proses keracunan itu terjadi adanya perkembangan berbagai mikroba yang berbahaya bagi rongga hidung, kemudian sampai ke tenggorokan untuk kemudian terjadi berbagai peradangan dan penyakit, apalagi jika sampai masuk ke peredaran darah!!

Oleh karena itu, disyari'atkan untuk melakukan istinsyaaq (menghirup air ke dalam hidung) sebanyak 3 kali kemudian menyemburkannya (tetap dengan hidung) setiap kali wudhu. Adapun berkumur-kumur itu dimaksudkan untuk menjaga kebersihan mulut dan kerongkongan dari peradangan dan pembusukan pada gusi, serta menjaga gigi dari sisa-sisa makanan yang menempel gigi. Dan sudah terbukti secara ilmiah bahwa 90% orang yang mengalami kerusakan gigi jika saja mereka mau perhatian terhadap kebersihan mulutnya ketika dahulu rusak gigi-gigi mereka, dan adanya pembusukan yang terjadi disebabkan oleh makanan dan air liur dan bercampur dalam perut dan menuju ke darah. Dan dari darah itulah kemudian menyebar ke seluruh organ dan kemudian menyebabkan berbagai penyakit.

Dan sungguh, berkumur-kumur akan menyegarkan berbagai organ yang ada di wajah dan menjadi cerah. Dan uji-coba ini belum pernah dikemukakan oleh para dosen olah raga kecuali sedikit. Hal ini karena mereka hanya memperhatikan kepada organ-organ tubuh yang besar. Dan membasuh wajah dan kedua tangan sampai siku, serta kedua kaki memberikan manfaat untuk menghilangkan debu-debu dan berbagai bakteri, apalagi dengan membersihkan badan dari keringat dan kotoran lainnya yang keluar melalui kulit.

Dan juga, sudah terbukti secara ilmiah tidak akan menyerang kulit manusia kecuali apabila kadar kebersihan kulitnya rendah. Sebab manusia apabila lama beraktivitas tanpa membasuh anggota badanya, maka kulit akan mengalami berbagai peradangan yang menyerang permukaan kulit, seperti kudis. Dan kudis ini menyerang ujung jari-jari yang sebagian besar tidak dalam keadaan bersih, sehingga masuklah berbagai mikroba ke dalam kulit.

Oleh karena itu, bertumpuk-tumpuknya peradangan sangat mengundang mikroba untuk berkembang-biak dan menyebar. Maka, wudhu' telah mendahului Ilmu Pektrologi modern dan para pakar yang menggunakan karantina sebagai media untuk mengetahui berbagai mikroba dan jamur-jamur yang menyerang kulit orang-orang yang tidak suka dengan kebersihan, dimana kebersihan ini semakna dengan wudhu dan mandi dan dengan uji-coba dan penelitian.

Penelitian dan uji coba ini memberikan manfaat yang lain:
Bahwa kedua tangan banyak membawa mikroba yang terkadang berpindah ke mulut atau hidung apabila tidak dibasuh. Oleh karena itu, sangat ditekankan untuk membersihkan kedua tangan terlebih dahulu sebelum melakukan wudhu'. Dan ini menambah jelas kepada kita sabda Rasulullah:
(( إذا استيقظ أحدكم من نوميه فلا يغمس يده في الإناء حتى يغسلها ثلاثا ))
Apabila salah seorang diantara kalian bangun dari tudir, maka janganlah mencelupkan kedua tangannya ke bejana (tempat air) sebelum mencucinya terlebih dahulu tiga kali.


Dan sudah terbukti juga bahwa peredaran darah pada organ tangan bagian atas dan lengan bawah serta organ-organ bagian bawah seperti kedua kaki dan kedua betis adalah organ-organ yang paling lemah dibandingkan organ tubuh lainnya karena jauhnya dari pusat peredaran darah, jantung. Maka apabila kita membasuhnya diserta menggosoknya, maka akan menguatkan peredaran darah pada organ-organ tersebut sehingga membantu kita menambah tenaga dan vitalitas. Dan dari itu semua, maka terketahuilah mukjizat disyari'atkannya wudhu' di dalam Islam.
Sumber: Al-I'jaaz Al-Ilmiy fii Al-Islam wa Al-Sunnah Al-Nabawiyah
Muhammad Kamil Abd Al-Shomad
Dr. Ahmad Syauqy Ibrahim, Anggota Ikatan Dokter Kerajaan Arab Saudi di London dan Penasihat Penderita Penyakit Dalam dan Penyakit Jantung mengatakan, "Para Pakar sampai berkesimpulan bahwa mencelupkan anggota tubuh ke dalam air akan bisa mengembalikan tubuh yang lemah menjadi kuat, mengurangi kekejangan menjadi rileks syaraf-syaraf dan otot, hilangnya kenaikan detak jantung dan nyeri-nyeri otot, kecemasan, dan insomnia (susah tidur)". Hal ini dikuatkan oleh salah seorang pakar dari Amerika dengan ucapannya, "Air mengandung kekuatan magis, bahkan membasuhkan air ke wajah dan kedua tangan -yang dimaksud adalah aktivitas wudhu'- adalah cara yang paling efektif untuk relaksasi (menjadikan badan rileks) dan menghilangkan tensi tinggi (emosi).
Sungguh, Maha Suci Allah Yang Maha Agung ...


Minggu, 26 Mei 2013

Penyakit Dan Obat pada Lalat...


Nabi Bersabda, "Apabila seekor lalat masuk ke dalam minuman salah seorang kalian, maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buanglah lalatnya sebab pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap 
lainnya ada obatnya (HR. Bukhari, Ibn Majah, dan Ahmad)


Dalam rwayat lain: "Sungguh pada salah satu sayap lalat ada racun dan pada sayap lainnya obat, maka apabila ia mengenai makananmu maka perhatikanlah lalat itu ketika hinggap di makananmu, sebab ia mendahulukan racunnya dan mengakhirkan obatnya" (HR. Ahmad, Ibn Majah).


Diantara mu'jizat kenabian Rasulullah dari aspek kedokteran yang harus ditulis dengan tinta emas oleh sejarah kedokteran adalah alat pembuat sakit dan alat pembuat obat pada kedua sayap lalat sudah beliau ungapkan 14 abad sebelum dunia kedokteran berbicara. Dan penyebutan lalat pada hadits itu adalah bahwa air tetap suci dan bersih jika dihinggapi lalat yang membawa bakteri penyebab sakit kemudian kita celupkan lalat tersebut agar sayap pembawa obat (penawarnya) pun tercelup ke air.

Dan percobaan ilmiah kontemporerpun sudah dilakukan untuk mengungkapkan rahasia di balik hadits ini. Bahwasannya ada kekhususan pada salah salah satu sayapnya yang sekaligus menjadi penawar atau obat terhadap bakteri yang berada pada sayap lainnya. 

Oleh karena itu, apabila seekor lalat dicelupkan ke dalam air keseluruhan badannya, maka bakteri yang ada padanya akan mati, dan hal ini cukup untuk menggagalkan "usaha lalat" dalam meracuni manusia, sebagaimana hal ini pun telah juga ditegaskan secara ilmiah. 

Yaitu bahwa lalat memproduksi zat sejenis enzim yang sangat kecil yang dinamakan Bakter Yofaj, yaitu tempat tubuhnya bakteri. Dan tempat ini menjadi tumbuhnya bakteri pembunuh dan bakteri penyembuh yang ukurannya sekitar 20:25 mili mikron. Maka jika seekor lalat mengenai makanan atau minuman, maka harus dicelupkan keseluruhan badan lalat tersebut agar keluar zat penawar bakteri tersebut. 

Maka pengetahuan ini sudah dikemukakan oleh Nabi kita Muhammad sallallahu 'alaihi wasallam dengan gambaran yang menakjubkan bagi siapapun yang menolak hadits tentang lalat tersebut.

Dan Dr. Amin Ridha, Dosen Penyakit Tulang di Jurusan Kedokteran Univ. Iskandariyah, telah melakukan penelitian tentang "hadits lalat ini" dan menegaskan bahwa di dalam rujukan-rujukan kedokteran masa silam ada penjelasan tentang berbagai penyakit yang disebabkan oleh lalat. Dan di zaman sekarang, para pakar penyakit yang mereka hidup berpuluh-puluh tahun, baru bisa mengungkap rahasia ini, padahal sudah dibongkar informasinya sejak dahulu. Yaitu kurang lebih 30-an tahun yang lalu mereka menyaksikan dengan mata kepala sendiri obat berbagai penyakit yang sudah kronis dan pembusukan yang sudah menahun adalah dengan lalat.

Berdasarkan hal ini, jelaslah bahwa ilmu pengetahuan dalam perkembangannya telah menegaskan penjelasannya dalam teori ilmiah sesuai dengan hadits yang mulia ini. Dan mukjizat ini sudah dikemukakan semenjak dahulu kala, 14 abad yang silam sebelum para pakar kedokteran mengungkapkannya baru-baru ini. 


Sabtu, 25 Mei 2013

Muda, Sholeh, Kaya Lagi...Mau??? Bagian 2

Panse.com-Bandung.
Pada bagian 1 Qt bisa menerjamahkan arti muda sesungguhnya, bagaimana suatu kesempatan itu adalah menjadi sebuah peluang., yang belum baca silahkan di cari diBlog ini. Setiap peluang tidak berarti akan menghasilkan  kesuksesan ataupun keberhasilan akan cita-cita yang Qt impikan, bisa jadi peluang itu akan menggiring Anda ke lembah kenistaan, kesesatan serta ketidakarahan Anda menapaki setiap jejak-jejak pengharapan yang sebelumnya telah Anda rencakan...

Peluang memang pilihan...Good or Bad ???
  • Maka dari itu perlu Qta tahu, peluang akan menjadikan Qta dewasa, mawas diri, dan menemukan jati diri Qta sesungguhnya...
  • Sedikti saja Anda salah melangkah, maka jejak itu akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hasil yang akan Qta dapatkan di kemudian hari...
  • Memulai dengan sesuatu yang benar, cara yang tepat dan pilihan yang baik maka lihatlah jalan itu akan menjadi catatan demi catatan setiap penghargaan dalam keberhasian Anda...
Mereka yang dapat mengubah peluang menjadi penghasilan, mengubah peluang jadi jalan keberhasilan., itulah a good choice. 

Mumpung masih muda dan berjiwa muda, raih peluangmu dengan sesuatu yang menjadikan Anda luar biasa, yaitu dengan pilihanmu yang baik., karena dengan a good choice Anda sudah memulai dengan langkah yang mulia yang senantiasa 'kan menjadi rangkaian utuh dalam membentuk pribadi unggul dan berdaya guna.

Muda, sholeh, Kaya lagi...mau???
Tentunya hal itu bukanlah perkara instan ataupun hanya dengan ada kadabra, perlu adanya proses yang mengilhami itu tentunya dengan ikhtiar serta doa..

Ikhtiar yang tidak mengikutsertakan Sang Kholik, itu bukanlah cara yang yang baik, karena keterlibatanNya dalam setiap langkah kaki, detak jantung  serta denyut nadi Qt.,itulah tanda akan kesetianNya pada Qt..Ya pada kenyataanya Qt sering lupa dan tidak setia padaNya.

Ikhtiar dan Doa, merupakan jawaban akan hasil terbaik yang Allah skanarioakan untuk setiap apapun yang Qt usahakan.

Ikhtiar tanpa Doa ibarat mobil tanpa jalan dan begitu juga Doa tanpa Ikhtiar ibarat jalan tanpa mobil.
Ketika ikhtiar dan doa beriringan bersama, maka akan ada keterlibatan suatu kecepatan serta percepatan dalam mendapatkan apa yang Qta harapakan.

Dengan ikhtiar Allah akan menyediakan kesempatan dan dengan Doa Allah akan memberikan keridhoa'anya.

Tidak ada kesempatan terbaik selain dengan ketersedian akan waktu yang Allah berikan dengan menSholehkan setiap aktivitas Qta padaNya.

Bersambung...
Next ---->>> Muda, Sholeh, Kaya lagi...Mau??? Bagian 3

Minggu, 19 Mei 2013

Muda, Sholeh, Kaya lagi...Mau???

Panse.com-Bandung.
Terima kasih sudah menyempatkan baca tulisan ini, pertama kali yang ingin saya sampaikan 
"Mudah-mudah judul di atas mewakili keinginan/harapan serta impian pembaca dan tentunya Allah Maha Tahu atas apa yang tersimpan dalam benak Anda, Allah Maha pemurah atas segala permintaan yang  menjadi doa Anda...sampaikan sekarang juga pada-Nya, Ya Allah Aku Ingin seperti judul di atas itu Ya Allah, amiinnn !!!"
Oy maaf yang sudah terlanjur baca, saya tekankan; jangan bengong, siap-siap, konsentrasi..,patal akibatnya kalau tidak konsentrasi apalagi tidak menyelesaikan tulisan ini hee...*maksa.com

Ipan      : Wah aku yang sudah tak muda gimana donks???
Panse    : Ahh yang bener sudah tak muda? emang kenapa bang?
Ipan      : Umurku kan udah lewat usia muda...
Panse    : Emm jadi tu toh masalahnya,..gini Bang, Saya ingin tanya 'Berarti Abang udah pernah ngerasain masa-masa muda kan?
Ipan      : Iyah
Panse    : Gimana tuh rasanya? manis, asin, asem atau pait hee..becanda_maksudnya yang abang rasakan waktu masa muda gimana?
Ipan      : hee...kyknya nano-nano tu rasanya :) , yaa yang saya rasakan masa muda itu; Semangat, gesit, optimis, pantang menyerah...ya gitu dahh, pokoknya keep spirit !!!
Panse    : Jadi kalau sudah tak muda lagi, karakter seperti itu hilang gituhh? siapa yang ngambil tuh Bang hee, ahh abangku ini ada-ada aja... (^_^)

Itulah sepintas ilustrasi cerita yang galau dengan usianya...hii, maaf kalau ada yang kesindor, kesindir maksudnya... :-)

Perlu saya tegaskan kembali, muda di atas bukan berarti di lihat dari usianya, itu terlalu sempit untuk diterjamahkan tuk kita yang mempunyai motivasi besar, harapan besar dalam perubahan diri, keluarga serta negeri ini...tapi muda di sini adalah orang yang berjiwa muda,.dan adapun bagi yang sedang menjalani usia muda atau yang belum mencapai usia muda itu punya nilai bonus berupa kesempatan yang jauh lebih banyak. 

Dan orang yang mudapun belum tentu muda, bisa saja tua!!! maksudnya apa tuh?
Anda tahu kan masa tua, itulah masa-masanya istirahat, tidak banyak aktivitas tinggal merasakan nikmatnya jerih payah yang telah terlewatkan di waktu muda...terus yang menjadi pertanyaan, kalau masa muda saja sudah di sia-siakan, banyak istirahtnya, males-malesan, leha-leha tidak ada semangat dalam menjani kehidupan ini, apa yang akan terjadi nanti di masa tua??? Coba bayangkan aja lah, ngerii...hee

Jadi yang usia muda atau yang berjiwa muda = Oportunity----->>>Success
Tinggal bagaimana kita dalam mengendalikannya....

INILAH SAATNYA, BAGI YANG MERASA MUDA KENDALIKAN TEKADMU, HARAPANMU, IMPIANMU...MENUJU KEBAHAGIAANMU DI DUNIA SERTA AKHIRAT KELAK...

MENYIA-NYIAKAN DI MASA MUDA  MAKA DI SIA-SIAKAN MASA TUA ANDA

Ayolah kita berinvestasi untuk masa tua nanti dengan sikap kita yang selalu Optimis, Semangat, Pantang menyerah, Mengisi aktivitas yang bernilai positif, Berahklakul karimah terhadap sesama; jujur, bertanggung jawab, menepati janji...dan Selamat nanti Anda tinggal memetik buahnya..Insya Allah,,

INGAT...
Zaman demi zaman telah membuktikan dan sampai saat kini terus mengenang para hambaNya yang menggunakan masa muda dengan baik...dan Kita??? Buktikan saat ini juga...Ok !!!

Bersambung...
Next---> Muda, Sholeh, Kaya lagi...Mau? Bagian 2...

Sabtu, 02 Maret 2013

Don't Cry Bro...

Ilustrasi gambar
Panse.com-Bandung.
"Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah; kepada-Nya-lah Aku bertawakal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakal berserah diri'. (QS. Yusuf [12]:67)

"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada mereka itu sendiri..."(QS. Ar-Ra'd [13]: 11)

"Ketika kerikil-kerikil kehidupan menghadang, yakinlah janganlah berputus asa, Allah bersama kita"

Roda sepeda, tentunya anda tak asing dengan nama itu bukan., ada ilustrasi yang menarik yang dapat kita ambil pelajaran dari roda sepeda. Coba anda praktekan atau bayangkanlah saja lah, barangkali ribet anda mencari roda sepedanya hee...

#Putarlan roda sepeda secara perlahan. Kemudian, masukkan sebatang pensil kayu. Bagaimana hasilnya? pasti roda tersebut berhenti. Sekarang, ulang dan lakukan percobaan itu sekali lagi. Tetapi kali ini, putar roda sepeda tersebut dengan kencang, lalu masukkan batang pensil tadi. Bagaimana kira-kira hasilnya? Apa yang terjadi dengan batang pensil tersebut? betul pensil itu patah atau setidaknya terpental.#

Hebat bukan!!! 
"Apanya yang hebat...???" Mewakli pembaca di sana hii_
Iya makannya tetap tongkrongin ni bacaan, insya allah bermanfaat, amiin....(^_^)

Ada yang ingin saya bandingkan dari ilustrasi di atas;
  1. Roda yang diputar secara perlahan dan kemudian dimasukkan pensil kayu, dan roda tersebut terhenti.
  2. Roda yang diputar dengan kencang dan kemudian pensil kayu yang sama di masukkan kedalam roda tersebut, dan pensil kayu tersebut patah atau setidaknya terpental.

Pada ilustrasi yang pertama, kita bisa perhatikan bahwa putaran yang pelan, gerakan yang lemah, hal itu memberikan kesempatan dari faktor X yaitu sebatang pensil kayu, ketika dimasukkan kedalam roda yang sedang berputar perlahan dapat memberhentikan laju putaran roda tersebut.

Nah begitu dengan kita sebagai manusia, kita diciptakan oleh Allah dengan segala perlengkapannya yang berbeda dengan makhluk-makhluk lain yang Allah telah ciptakan, kita di bekali oleh Allah dengan segala macam perasaan, diantaranya; Senang-Sedih, Suka-Duka, Pesimis-Optimis, ada istilah Galau Positif (+)-Galau Negatif bisa dibaca  pada http://cintailahatimu.blogspot.com/2012/12/mah-aku-ingin-curhat.html dan tentunya banyak lagi perasaan-perasaan yang lainnya.

Tentunya kita sebagai manusia normal, btw yang baca normal jugakan? hee...Intermezo, peace ahh teu kenging ka singgung_, pastinya akan senantiasa mengharapakan perasaan-perasaan yang dapat memberikan senyuman, ketentraman dan kebahagian pada hidup kita di dunia khsusunya...kumaha satuju? kedahnya coz pami hanteu satuju, ke di sebat teu normal deui hii

Dan seperti ilustrasi pertama di atas kita bisa terjemahkan dengan kaitannya masalah perasaan yang di atas telah di singgung, Allah telah mengkaruniakan berbagai macam perasaan tentunya sebagai bahan tadzkiroh, muhasabah, dan tafakur. Sebagaimana allah berfirman:

“Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir” (QS.Al-Jathiyah: 13).

Pada ayat diatas Allah memerintahkan untuk senantiasa menggunakan akal ketika melakukan langkah-langkah kita kedepan, hal ini mengisyaratkan bahwa akal adalah sebuah proses yang berkesinambungan tanpa henti yang akan menentukan di kemudian hari, sebab akal tidak akan memiliki makna kalau tidak digunakan.

Dan seperti halnya pada roda sepeda yang berputar pelan, yang saya ibaratkan itulah diri kita dan sebatang pensil kayu merupakan faktor dari luar yakni berupa ujian dan cobaan yang kemudian hal itu akan terimplikasikan pada perasaan yang akan ditimbulkan dari diri kita itu. Apakah kita akan tetap berputar, bertahan ataukah berhenti???

Dan pada ilustrasi pertama diatas merupakan jawaban akan kekalahan kita terhadap ujian dan cobaan yang Allah berikan; merasa tidak mampu (pesimis), sedih, duka, galau (-) dan pada akhirnya seperti roda sepeda tersebut berhenti dan tak bergerak.

Tentunya kita tidak mengharapkan hal itu, karena Allah tidak menyukai hamba-Nya yang lemah dan berputus asa, sebagaimana firman Allah SWT dan sabda Rasulullah SAW

Allah SWT berfirman (artinya), "Mereka menjawab, 'Kami menyampaikan berita gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa.' Ibrahim berkata, 'Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Rabb-Nya, kecuali orang-orang yang sesat'." (Al-Hijr: 55-56). 
Allah SWT berfirman, "Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (Yusuf: 87).

Diriwayatkan dari 'Abdullah bin 'Abbas r.a., bahwa ada seorang lelaki yang berkata: "Wahai Rasulullah, apa itu dosa besar?" Rasulullah saw. menjawab (artinya), 'Syirik kepada Allah, pesimis terhadap karunia Allah, dan berputus asa dari rahmat Allah'." (Hasan, HR Al-Bazzar [106/lihat Kasyful Atsaar], Thabrani dalam Al-Kabiir [8783, 8784 dan 8785], dan 'Abdurrazaq [19701]).

Dan pada Ilustrasi Kedua tetntunya pembaca sudah bisa menyimpulkan sendiri. Sedikit saya uraikan penjelasannya, roda sepeda yang diputar dengan kencang akan memberikan efek yang kuat terhadap faktor luar yang akan menghentikan putaran roda tersebut, yakni roda tersebut akan menangkis, mementalkan bahkan mematahkannya., itulah tentunya yang kita harapakan terus berputar dan terus berputar lebih cepat lagi maka diri kita akan menemui kekuatan, ketahanan dan cobaan, ujian yang menghadang akan terlewatkan dengan mudah sehingga Allah akan meningkatkan derajat ke imanan hamba tersebut di sisi-Nya, karena bisa menghadapi setiap cobaan itu dengan ikhlas, ridho, optimis, dan bersyukur. 

Dan semoga kita termasuk pada Ilustrasi yang kedua, tetap berputar dan berputar, sebesar apapun ujian yang menghadang, yakinlah Allah memberikan cobaan tidak lain dan tidak bukan untuk melihat sejauh mana keyakinan dan keimanan kita dihadapan-Nya dan Allah memberikan cobaan sesuai dengan kadar kemampuan hamba-Nya, tentunya Allah maha tahu atas itu. 
Sebagaimana firman Allah pada QS Al-Baqarah : 286

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo'a): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." 

Tidak ada alassan untuk menangis, berputus asa dan menjauh dari-Nya, karena hakekatnya semua apapun itu yang datang dari Allah itu untuk kebaikan kita, kemaslahatan serta kesalamatn kita di dunia bahkan akhirat kelak tetunya.

Sebagaimana pada (QS. Ar-Ra'd [13]: 11) di atas, yang bisa merubah diri kita hanyalah niat kita, kemauan kita, kehendak kita., jadi kita sendirilah yang akan menetukan akan menjadi seperti apa kita !!!
Tetap berpikir positif, ikhtiar sempurnakan dan tawakalkan pada-Nya, DON'T CRY BRO, OK...(^-^) 

Pesan terakhir yang ingin sampaikan pada tulisan ini, "Do not cry because god with us", dan CintailahHatimu... []

Wallahu'alam

Penulis : Ipan Setiawan S.Pd

Minggu, 17 Februari 2013

Allah bersama Mahasiswa Tingkat Akhir (MTA)

Empat tahun lebih, ku menunggu hari-hari itu...
Terhitung ada waktu seminggu lebih, ku kan menemui peristiwa menegangkan serta memastikan akan kelanjutan episode berikutnya...
Ada sepercik harapan yang terungkap dalam benak hati ini, yakni ketawakalan dan kepasrahan diri kepada Sang Maha kendali...
Ketentuannya yakinlah yang terbaik, tak ada kendali lain yang bisa merubah kehendak-Nya...

Jalani saja, jangan pernah khwatirkan akan hasil nanti...Biarkan senyum nanti akan menjawab atas jaminan yang telah Qt berikan pada-Nya...
"Ya Allah lapangkanlah urusanku ini, dan jadikan ujian ini menjadi ladang ibadah serta hasil yang hanya bergantung dan mengharap akan ke'ridho'an-Mu..."
Impian Sang MTA
Tanggal 15 Februari 2013,
Itulah hari yang oleh sebagian orang, yaitu MTA (Mahasiswa Tingkat Akhir) menjadi hari yang menakutkan. Kenapa tidak, pada hari itu akan menentukan kejelasan status Qt kedepan...Calon Sarjanakah tw menjadi mahasiswa kembali?
Tidak ada yang salah memang, semua itu hanyalah pilihan...tergantung seleranya.
Tapi yang kurasa atmosfer kampus, ter'khusus MTA mengiginkan akan pilihan pertama, yaitu menjadi calon sarjana.
sehingga..
Hari-hari menjelang Hari H,  yang ada hanyalah coretan dan catatan dari sang pembimbing...REVISI, REVISI dan REVISI. Keberadaannya (Baca:Pembimbing Skripsi) menjadilah penting, dan menunggunyapun menjadi pilihan terbaiknya.
Hari-hari itu begitu sangat berharga, sedikit saja kesalahan sangatlah patal akibatnya, karena kesempatan untuk mengisi hari dengan coretan dan catatan di Buku Bimbingan Skripsi akan mengurangi ketidakpedulian si'pembimbing terhadap yang dibimbingnya.
Hujan, panas bukanlah halangan lagi, dan jauh dekat tidaklah masalah...
Intruksi si'pembimbing atas kesedian waktu untuk MTA sangatlah penting dan harus dilaksanakan.
Ada ungkapan:


Biarlah duri itu menancap dalam merobek kulit, 
yang penting rasa perih dan sakit itu tercermin kebahagian dihadapannya. 

(Panse Al Mahdi)

Ya seperti itulah, si'Dia tidak peduli dengan keadaan Qt, yang ada hanyalah kesempurnaan yang Ia harap dari Qt...dan itulah hari-hari yang menguras hati.

Sempat tercibir iri pada tetangga di jurusan sana, ada si'pembimbing yang bela-belain pulsanya (Baca:Nelepon lho bukan ngsms) hanya sekedar memastikan si'MTA bisa bimbingan padanya,,waahh mana ada di jurusanku itu. he (#-^)

Astagfirullah'aladzim, ampuni prasangka hambamu ini ya Allah, bukan bermaksud membandingkan serta merendahkannya...tpi ini hanyalah kekesalan hati yang lumrah terasa oleh hamba yang menginginkan akan perhatian dan kepeduliannya terhadap harapan Qta ini.
Bimbingan, bimbingan dan bimbingan...

Hari-hari itu berasa begitu cepat, revisian yang belum di perbaiki jadi kalah cepat dengan waktu yang bergulir...
Ada rasa putus asa, lelah, sedih ketika bayang-bayang semu itu mulai menerpa, acc dari pembimbing yang belum jelas, yang ada hanyalah revisian, ocehan itu yang jelas di dapat.
Malam jadi siang, siang jadi malam,,,hari-hari itu memang telah merubah kebiasaan.
Suasana semakin mencekam dan tak terkendali, ada kegelisahan, kekecewaan yang berat.
Si'MTA yang belum dapat kepastian, sedangkan waktu sudah memastikan akan penutupan terakhir bagi yang berharap menjadi sarjana.
Bukan Mahasiswa Tingkat Akhir tentunya kalau kalah dengan keadaan, rasa optimistis menjadi jalan terakhir untuk merubah keadaan di saat itu...
Dan apa yang terjadi...!!!
Skanario Allah memang hebat, tidak lain dan tidak bukan, keadaan itu menuntun Qta2 tuk senantiasa berusaha, berusaha dan berusaha..."Man Jadda Wa Jada"

Tunggu certia selanjutnya.....
Tanggal 27-28 menentukan akan kepastian Qt, sang MTA...(^_*) 


Senin, 11 Februari 2013

Ku Sampaikan Ini Untuknya

Kau tahu tentang hatiku
Yang tak pernah bisa melupakanmu
Kau tahu tentang diriku Yang selalu mengenangmu selamanya

Kini Kusadari bahwa semua itu
Adalah salah dan juga keliru
Akan membuat hati menjadi ternodai

Maafkan lah sgala khilaf yang tlah kita lewati
T’lah membawamu ke dalam jalan yang melupakan Tuhan
Kita memang harus berpisah tuk menjaga diri
Untuk kembali arungi hidup dalam ridlo Ilahi

Kutahu bahwa dirimu
Mendambakan kasih suci yang sejati
Kuyakin bahwa dirimu
Merindukan kasih sayang yang hakiki

Dan bila takdirnya kita bersama
Pastilah Allah kan menyatukan kita



#lirik lagu tashiru: Maaf Tuk Berpisah


    Maafkan jika diriku telah membuat dirimu kecewa, tidak ada maksud tuk lukai hatimu. Hanya ingin mencoba mengarungi kehidupan ini dengan mengikuti cara-Nya, Jalan-Nya serta ketentuan-Nya. Insya allah kalau sudah pasrakan semuanya kepada Sang berkehendak, itulah jalan yang terbaik yang allah skanariokan kepada hambanya, dan begitu juga mudah-mudahan dengan jalan Qt.


    Ku harap ini bukan akhir dari semua cerita, tapi ini adalah awal dari kisah yang akan menceritakan sebuah kasih dan sayang karena keridhoan-Nya. 

    lirik lagu di atas adalah untaian hati yang ngin ku sampaikan pada dirimu, semoga bisa mewakili akan teka-teki yang selama ini terjadi.

    Dan satu lagi, jangan pernah merasa terhalangi dengan semua yang telah terjadi biarlah "Ia" yang siap, siapapun itu..menjadi pilihan Allah untukmu...jangan menunggu ketidakpastian, biarlah kepastian itu menjadi jawaban akan kebenaran yang telah allah sediakan untukmu...

   Terima kasih, kau pernah hadir dalam kanvas kehidupanku...semoga menjadi ibrah dan jalan kebaikan untuk kedepannya.

CintailahHatimu...*di tengah2 kesibukkan mengerjakan skripsi,ada cerita dulu yang ngin terdokumentasikan (*_^)

Panse Al Mahdi